Moana, We Know The Way

Saya sedang suka pada film disney Moana. Soundtraknya berjudul We Know The Way berhasil membius saya untuk diputar berulang kali. Musiknya menghentak, gembira dan antusias.

Sebagai seorang sufi, eh sufi di sini sih maksudnya Suka Film, saya sekarang lebih mengandalkan film online di internet. Sudah lama menunggu versi HD-nya namun belum muncul juga setelah sekian lama. Tak sabar menunggu godaan Moana, akhirnya saya nonton versi CAM-nya saja. Walau banyak detai yang tak nampak saya terpuaskan.

Saya suka sekali dengan gambaran pantai yang indah, bersih dan biru.

Moana berhasil menemukan jati diri bangsanya sebagai bangsa penjelajah lautan.

Hari kemarin saya bertemu dengan salah satu pentolan Bimbo. Kang Sam bercerita tentang kebesaran bangsa ini dulunya. “sayang banyak dari kita lupa jati diri bangsa” katanya.

Untuk sampai Te Fiti, harus tahu jati diri, hal ini mirip dengan apa yang terjadi pada Po si panda lucu dalam film Kungfu Panda.

Greko Mah Edun Lah

Tahun 2015, Unesco menobatkan kota Bandung sebagai salah satu kota kreatif. Banyak ide dan tren baru muncul dari kota Bandung. Makanan, fashion, musik bahkan bahasa. Pendeknya, Bandung adalah kota dengan sejuta kreatifitas. Makanya kemudian bermunculan komunitas-komunitas kreatif dan juga tempat-tempat yang bisa menyatukan aura kreatifitas orang Bandung.

Yang terbaru adalah The Green Kosambi yang berada di dekat pusat kota Bandung. Jl. Kosambi sendiri dekat dengan Jalan Asia Afrika yang tersambung ke Bandung KM 0, Alun-alun hingga Braga. Tempat ini tepatnya berada di Jalan Ahmad Yani no 136 Bandung. Di area yang bersatu dengan apartemen Somerset, terdapat pula area produksi, co-working spacefood courtcreative hub.

Yang pertama berhasil menarik perhatian adalah disatukannya creative hub dan co working space. Creative hub adalah tempat untuk mengembangkan dan menghubungkan ide-ide kreatif dari anak muda Bandung. Sementara co-working space adalah gaya bekerja yang melibatkan lingkungan kerja bersama. Pendeknya sebuah kantor dengan nuansa yang independen dan mengakomodasi ide-ide yang berbeda. Sepertinya ide seperti ini belum banyak terdapat di kota Bandung.

Fasilitas yang terdapat di co working space sini nyaman dan cukup lengkap. Fasilitas pendukung lainnya adalah ruang rapat, auditorium dan tempat hangout dan jajanan yang nyaman. Betul betul mendukung ide-ide kreatif. Bayangkan saja, jika saat ide cemerlang datang, lalu lapar melanda, masa harus keluar dulu untuk cari makan? Keburu idenya hilang di jalan.

Indigologia juga merupakan salah satu tempat yang keren. Indilogia lebih bercorak mall untuk produk-produk fashion yang unik dan menarik. Misalnya ada Jeanologia yang merupakan anak perusahaan Denim. Tahu kan kalau Denim lebih banyak berkutat di segmen jeans? Uniknya di sini itu adalah penggunaan teknologi laser yang memungkinkan kita untuk memesan desain jeans yang sesuai dengan keinginan kita. Teknologi laser memungkinkan kita untuk membuat desain dengan presisi tinggi dan waktu yang sangat cepat. Satu desain saja cuma perlu waktu sekitar 5 menitan.

Masih di bagian yang sama dengan Indigologia, kita juga bisa membuat kain dengan desain kita sendiri. Misalnya membuat kaos dengan desain yang kita bawa dari rumah lalu cetak di sini, maka beberapa menit kemudian jadilah kaos itu. Tak hanya kaos, desain bisa diterapkan pada kerudung, sprei hingga sarung bantal. Tertarik mencetak foto anak dan anggota keluarga di kerudung? Datang saja ke Indigologia.

Untuk mengisi perut yang keroncongan dan minta diisi, di lantai 3 Greko ini terdapat pusat jajanan yang disebut Pasar Pinuh. Entah apa filosofi pemilihan nama tersebut, namun tempatnya nyaman dan bersih. Bagi yang berkegiatan di sini, baik di creative hub atau di co working space, tempat ini sangat cocok untuk mengelaborasi ide-ide menarik dengan teman sejawat. Di sini tersedia berbagai jenis makanan yang sangat menarik dengan harga cukup kompetitif.

Sebelum makan, anda mesti mengisi dulu kartu pembayaran, sebab sistem pembayaran di Pasar Pinuh menggunakan kartu khusus. Setelah saldonya aman, maka tinggal cari makanan yang kita sukai. Pesan, gesek dan tunggu makanannya sambil ngobrol menikmati panorama Bandung yang indah. Apalagi di malam hari.